MENGAJAK seluruh tim ke Jogja memang terdengar menyenangkan. Namun, sebagai panitia, kamu pasti sudah menyiapkan jawaban untuk pertanyaan klasik dari manajemen, “Kenapa harus sejauh itu, dan apa hasilnya untuk perusahaan?”
Kalau jawabannya hanya “biar seru”, rencana ini hampir pasti ditolak.
Karena itu, itinerary gathering Jogja perlu punya alasan yang kuat, yaitu perpaduan budaya, kuliner, dan sesi kerja dengan hasil yang jelas.
Ada tiga alasan yang bisa kamu sampaikan dalam rapat. Pertama, budayanya kaya dan mudah dijadikan bahan refleksi, misalnya tentang nilai kebersamaan dan kerja sama.
Kedua, kulinernya bisa mencairkan suasana sehingga obrolan antar divisi mengalir tanpa dipaksakan. Ketiga, ukuran kotanya relatif kompak. Sebagian besar destinasi utama bisa dicapai dalam waktu singkat dari pusat kota sehingga waktu tidak habis di perjalanan.
Pengecualiannya adalah Borobudur yang membutuhkan perjalanan lebih panjang. Karena itu, destinasi ini sebaiknya dimasukkan sebagai paket opsional.
Sesi kick off ini penting. Dari sinilah peserta memahami bahwa perjalanan mereka punya tujuan, bukan sekadar liburan kantor. Sebaiknya sesi ini dibuka oleh perwakilan manajemen agar peserta merasakan dukungan pimpinan sejak malam pertama.
Berikut pemaparan untuk hari kedua:
Urutan ini disengaja. Sesi kerja ditempatkan pada pagi hari ketika energi peserta masih segar, lalu ditutup dengan wisata yang membuat suasana kembali ringan.
Berikan waktu istirahat setelah makan siang sebelum berangkat ke candi. Cuaca Jogja pada siang hari cukup terik dan peserta membutuhkan tenaga untuk berjalan di kompleks candi yang luas.
Jika memilih pesawat, ingat bahwa Bandara Internasional Yogyakarta berada di Kulon Progo sehingga waktu tempuh dari pusat kota lebih panjang. Sisihkan waktu tambahan agar perjalanan menuju bandara tidak tergesa-gesa.
Susun proposal yang memisahkan tiga hal dengan jelas, yaitu agenda kerja, agenda budaya dan kuliner, serta waktu bebas.
Dalam contoh di atas, ada tiga sesi kerja terjadwal, mulai dari kick off, sesi utama, hingga review. Setiap sesi memiliki keluaran yang bisa dilaporkan. Total sesi kerja dalam contoh ini sekitar enam jam, sedangkan sisanya diisi dengan wisata dan waktu santai. Proporsi seperti ini terasa seimbang untuk perjalanan tiga hari.
Selanjutnya, siapkan laporan singkat setelah acara selesai. Cukup satu halaman yang berisi ringkasan hasil sesi kerja, daftar tindak lanjut beserta penanggung jawabnya, dan rincian realisasi anggaran. Manajemen yang menerima laporan seperti ini cenderung lebih terbuka terhadap rencana gathering berikutnya.
Jika tujuan gathering adalah membangun kekompakan, tambahkan workshop batik atau kelas gamelan singkat yang menuntut kerja sama.
Jika tujuannya apresiasi, pilih makan malam dengan suasana senja yang hangat. Jika tim menginginkan kegiatan lebih aktif, wisata jeep di lereng Merapi bisa menjadi pilihan, asalkan kondisi fisik peserta mendukung.
Untuk pencinta kuliner, sempatkan mencicipi sate klathak, wedang ronde, atau menikmati suasana angkringan pada malam hari. Pilih satu atau dua kegiatan saja agar jadwal tidak terlalu padat.
Jangan memasukkan terlalu banyak destinasi. Dua atau tiga lokasi wisata per hari sudah cukup. Selebihnya, biarkan peserta menikmati suasana kota.
Pesan tiket atau slot kunjungan jauh-jauh hari, terutama untuk destinasi populer. Siapkan juga rencana cadangan di dalam ruangan jika hujan turun, misalnya workshop batik atau kelas membuat jajanan tradisional.
Jangan lupa menunjuk penanggung jawab lapangan untuk memantau jadwal setiap hari.
Gathering Jogja selama tiga hari dua malam bisa menjadi perjalanan yang menyenangkan sekaligus produktif. Kuncinya terletak pada pembagian yang jelas antara sesi kerja, wisata, dan waktu santai, serta laporan hasil yang bisa dipertanggungjawabkan.
Dengan itinerary seperti ini, kamu punya jawaban yang tegas ketika manajemen bertanya kenapa harus Jogja. Mulailah dengan menentukan tujuan gathering, baru pilih destinasi yang mendukung tujuan tersebut. Urutan ini membuat itinerary terasa masuk akal dan keputusan akhirnya lebih mudah diterima semua pihak.
Free Konsultasi untuk 10 Orang Pertama Hari ini
Ya, Saya Mau !